Duplikasi Jembatan Jatiwaringin Telah Diresmikan

Duplikasi Jembatan Jatiwaringin Telah Diresmikan
30 01-2018
Duplikasi Jembatan Jatiwaringin Telah Diresmikan

Pemerintah Kota (Pemkab) Bekasi meresmikan Jembatan duplikasi atau Flyover Jatiwaringin,  Kecamatan Pondok Gede, (senin 29/1). Dengan ditandatangani prasasti oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi maka duplikasi Jembatan Jatiwaringin sudah bisa digunakan oleh warga masyarakat.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono dalam laporannya menyampaikan, pembangunan duplikasi Jembatan Jatiwaringin dengan panjang 118 meter dan lebar 12 meter, merupakan program dari Pemkot Bekasi untuk mengurangi salah satu titik macet dari 19 titik macet yang ada di wilayah kota Bekasi.

“Ini merupakan duplikasi kedua setelah jembatan yang di bangun di Bekasi Timur dan masih ada tiga lagi duplikasi yang akan dibangun yaitu di Kemang, Jatibening, dan Bekasi Timur Mitra Keluarga,” Kata tri.

Tri menjelaskan tersebut dibangun sejak tahun 2016 silam dengan menghabiskan dana sebesar Rp 53 miliar. Dana Rp 8 miliar berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi tahun 2016 dan Rp 45 miliar berasal dari dana bantuan Pemprov DKI Jakarta tahun 2017.

“Jembatan ini sangat di tunggu-tunggu warga Pondok Gede, dan warga Jakarta Timur,” ucap dia.

Sebelum ada jembatan duplikasi itu, kata dia, terjadi kemacetan cukup parah karena ada penyempitan. Kendaraan dari Pondok Gede maupun Jakarta Timur harus tersendat karena hanya ada satu jembatan yang dibagi menjadi dua jalur.

“Sekarang sudah ada jalur masing-masing baik dari Kalimalang atau Pangkalan Jati maupun dari Pondok Gede,” ungkapnya.

Wali Kota Bekasi Rahmat Efendi mengatakan, bahwa saat ini dari 19 titik macet, ada tiga titik yang akut berpuluh-puluh tahun di Kota Bekasi yakni Flyover Rawapanjang, Flyover Bojong Menteng dan Duplikasi Jembatan Jatiwaringin, jadi berkat kemitraan dengan Pemprov DKI Jakarta dapat terselesaikan.

“Sekarang tinggal yang titik yang kecil-kecil seperti Ratna, Kodau dan di Bekasi Utara, makanya dari konsistensi progress berjalan dan kemitraan yang dibangun oleh DKI Jakarta. Saya yakin dalam lima tahun bisa selesai 19 titik, belum lagi permasalahan banjir yang 46 titik itu,” tutur Rahmat.

Rahmat pun juga mengucapkan terimakasih kapada Provinsi DKI Jakarta melalui Asisten Pembangunan DKI Jakarta Garnal Sinurat dan berharap agar kemitraan di tahun 2018-2019 itu jangan hilang, karena kontribusi warga Kota Bekasi terhadap Jakarta juga luar biasa.

“Jadi apa yang sudah dibangun oleh Pak Presiden Ir.Joko widodo pada saat menjadi Gubernur DKI Jakarta, merubah daerah penyangga menjadi daerah mitra menghasilkan suatu proses pembangunan infrastruktur untuk Pemerintah Kota Bekasi yang luar biasa sehingga Kota Bekasi dapat memecahkan persoalan yang ada,” tandasnya.

Sementara itu, Asisten pemerintah Provinsi DKI Jakarta Gamal Sinurat mengatakan, sebagai mitra tentunya saling sama-sama ketergantungan, untuk itu kerjasamanya yang akan terus ditingkatkan dan tentunya masih banyak lagi proyek-proyek yang akan saling di koordinasikan.

“tentunya akan kita lihat dari kepentingan dan tingkat prioritasnya, namun pastinya kemitraan akan terus berjalan dan  tetep dibangun,” ungkap Gamal.

Diketahui, turut hadir pada penandatanganan Duplikasi Jembatan Jatiwaringin, Kepala Dinas PUPR Kota Bekasi Tri Adhianto, Anggota DPRD Kota Bekasi Sodikin, Karo Sarpras Polda Metro Jaya Kombes Pol Dedi Kusnadi dan Kapolres Metro Bekasi Kota Kombespol Indarto.

Related article

  • Indonesia dan Australia Bikin Kolaborasi Kembangkan Smart City
    01 02-2018
    Indonesia dan Australia Berkaloborasi Mengembangkan Smart city, Serta Tingkatkan Pendidikan di Indonesia

    Pemerintah Indonesia dan Australia bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) dan University of Technologi Sydney (UTS) bekerja sama dalam mengembangkan smart city (kota pintar). Ide kota pintar ini akan diterapkan di Indonesia dalam waktu dekat.

    Read more...
  • Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemkab Bekasi Meningkat
    29 01-2018
    Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemkab Bekasi Meningkat

    Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mendapat peningkatan kenaikan nilai dalam pengelolaan Kinerja Instansi Pemerintah (Sakip) Tahun 2017 dari Kemenpan RB Republik Indonesia. Kenaikan ini diperoleh sebagaimana hasil evaluasi yang dilakukan kemenpan RB RI dengan tim evaluator…

    Read more...
  • Bapped Bekasi Gelar Musrembang Tingkat Kelurahan 2018 Secar Virtual
    26 01-2018
    Bapped Bekasi Gelar Musrembang Tingkat Kelurahan 2018 Secar Virtual

    Kota Bekasi, Berita Bekasi – untuk pertama kalinya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bekasi melakukan musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) tingkat Kelurahan tahun 2018 secara Virtual dengan 12 kelurahan di Kota Bekasi dalam rangka penyusunan…

    Read more...

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *